//SOMESING, Aplikasi Karaoke Berbasis Blockchain Pertama di Dunia Siap Lebarkan Sayap di Tahun 2019
SOMESING, Aplikasi Karaoke Berbasis Blockchain Pertama di Dunia Siap Lebarkan Sayap di Tahun 2019

SOMESING, Aplikasi Karaoke Berbasis Blockchain Pertama di Dunia Siap Lebarkan Sayap di Tahun 2019

Berdasarkan data yang ada, pasar mobile karaoke saat ini terbilang cukup besar. Pada tahun 2017, mobile karaoke keluaran Tencent Music China tercatat memiliki 800 juta pengguna di negaranya sendiri. Sedangkan pesaingnya, Smule dari Amerika Serikat tercatat sudah diunduh oleh lebih dari 200 juta pengguna di seluruh dunia. Awal tahun 2019, SOMESING, aplikasi karaoke berbasis blockchain yang sudah dikembangkan sejak awal tahun 2018 akhirnya meluncurkan produknya untuk bersaing dengan mobile karaoke lainnya di seluruh dunia. So,

Proyek yang berasal dari Korea Selatan ini telah memenangkan 2 season kompetisi blockchain yang disiarkan oleh salah satu stasiun televisi di sana. Pada kompetisi tersebut, SOMESING berhasil mengalahkan proyek blockchain lain. Proyek tersebut, tidak hanya dari Korea Selatan saja, namun juga dari Amerika Serikat dan Swiss.  So,

somesing blockchain

SOMESING yang dibangun di atas jaringan blockchain memungkinkannya untuk memberikan servis gratis kepada para pengguna. Walaupun memberikan servis gratis, SOMESING tetap memberikan fitur-fitur dengan kualitas terbaik di dalam platformnya. Hal inilah yang membuat SOMESING memiliki unique selling point tersendiri dibanding para pesaingnya. So,

SOMESING dikembangkan oleh orang-orang yang sudah sangat berpengalaman di bidang entertainment maupun blockchain. Salah satunya yaitu Kyle Kim, CSO SOMESING yang juga merupakan Direktur Konsultasi IconLoop, sebuah perusahaan teknologi di Korea Selatan yang berfokus pada implementasi dan desain teknologi blockchain. IconLoop mempunyai visi untuk terus mengembangkan teknologi blockchain ke dalam berbagai sektor, salah satunya di bidang finansial dan mata uang digital. So,

Bernyanyi dan Dapatkan Token SSX  So,  So,

Melalui SOMESING, IconLoop mewujudkan visi tersebut. SOMESING dibangun di atas platform ICON yang dilengkapi dengan ekosistemnya sendiri. Pengguna dapat menyanyi kapan saja tanpa mengeluarkan biaya dan mendapatkan berbagai reward dan keuntungan dalam bentuk hadiah, event, maupun token setelah mengunggahnya. Token yang digunakan dalam ekosistem SOMESING ini disebut SSX. So,

Pada saat pengguna mengunggah konten, smart-contract akan otomatis terbentuk dan token akan diakumulasi. Kontribusi di dalam ekosistem yang dapat diperhitungkan menjadi token adalah memberikan hadiah, menyukai, mengomentari, dan membagi konten dalam jangka waktu maksimal 8 minggu. 70% dari token yang terakumulasi akan didistribusikan kembali kepada pengguna, baik pengunggah konten maupun pengguna yang menikmati konten tersebut sesuai dengan kontribusinya. Selanjutnya, 30% sisanya digunakan untuk membayar copyright musik yang digunakan dan biaya operasi platform. So,

Sebelum dilakukan peluncuran produk secara global pada awal tahun 2019, SOMESING sudah lebih dulu membuka penjualan token SSX pada akhir tahun 2018 di Singapore. Pada tahun 2019 ini, SOMESING melakukan launching di berbagai negara, diawali di negaranya sendiri, Korea Selatan pada kuartal pertama 2019. Dilanjutkan dengan Jepang di kuartal kedua, juga China, serta negara Asia secara kesulurahan di kuartal ketiga. Kini, pada kuartal keempat SOMESING melebarkan sayapnya hingga ke Amerika Serikat dan Uni Eropa. So,  So,

 So,

Baca Juga:  So,

2020, Bank of France Mulai Uji Mata Uang Digital  So,

Leave a comment