//Pergi ke Korea Utara dan Memberikan Penjelasan soal Blockchain, Developer Ethereum Ditahan

Pergi ke Korea Utara dan Memberikan Penjelasan soal Blockchain, Developer Ethereum Ditahan

Setelah menghadiri sebuah acara seputar teknologi blockchain dan cryptocurrency yang diselenggarakan di Korea Utara, Virgil Griffith seorang Developer Ethereum ditahan pihak berwenang Amerika Serikat di Bandara Internasional Los Angeles, siaran pers Distrik Selatan New York melaporkan pada 29 November 2019.then

Dalam acara yang dihadirinya tersebut, Virgil diduga oleh pihak berwenang Amerika Serikat memberikan penjelasan teknis terkait penerapan teknologi blockchain dan cryptocurrency untuk menghindari sanksi. Sehingga tindakan tersebut berpotensi memberikan pencerahan kepada Korea Utara untuk melakukan tindak kriminal seperti pencucian uang.then

Hal tersebut pun dinilai pihak berwenang AS sebagai tindakan yang melanggar aturan yang dibuat dengan ancaman hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara. Virgil lanjut diproses ke pengadilan federal yang terletak di Los Angeles setelah ia sempat ditahan di bandara.then

Sebelumnya, Virgil pernah ditolak Departemen Luas Negeri AS untuk terbang ke Korea Utara. Namun, ia nekat tetap melanjutkan penerbangannya ke Korea Utara untuk menghadiri acara tersebut. Penolakan yang dialami oleh Virgil untuk terbang ke Korea Utara benar terjadi. Hal tersebut juga disampaikan oleh John Demers selaku Asisten Jaksa Agung. Ia pun merespon serius atas tindakan yang dilakukan Developer Ethereum ini.then

https://coinone.co.id/auth/register

Sebuah Ancaman?then

William F. Sweeney Jr. selaku Asisten Direktur Utama FBI menilai kegiatan yang dilakukan Virgil di Korea Utara ini tidak sejalan dengan hukum yang berlaku.then

Dikutip dari siaran pers William mengatakan “Ada alasan yang disengaja sanksi telah dipungut di Korea Utara. Negara dan pemimpinnya menimbulkan ancaman nyata terhadap keamanan nasional kita dan negara sekutu kita. Griffith diduga melakukan perjalanan ke Korea Utara tanpa izin dari pemerintah federal, dan dengan sepengetahuan apa yang ia lakukan bertentangan dengan hukum. Kita tidak bisa membiarkan siapa pun menghindari sanksi, karena konsekuensi Korea Utara mendapatkan dana, teknologi, dan informasi untuk meningkatkan keinginannya untuk membangun senjata nuklir membuat dunia berisiko. Lebih mengerikan lagi bahwa seorang warga negara AS diduga memilih untuk membantu musuh kita.”then

Baca Juga:then

– Regulator Amerika Serikat Masih Khawatir dengan Proyek Libra Facebookthen

Leave a comment