//Penetapan Peraturan oleh G20 tentang Risiko Penerbitan Stablecoin
Penetapan Peraturan oleh G20 tentang Risiko Penerbitan Stablecoin

Penetapan Peraturan oleh G20 tentang Risiko Penerbitan Stablecoin

Hari Jumat lalu, kelompok 20 pemimpin keuangan (G20) sepakat untuk menetapkan peraturan ketat tentang cryptocurrency seperti Libra Facebook. G20 memperingatkan bahwa penerbitan “stablecoin” seperti itu tidak boleh diizinkan sampai berbagai risiko global yang mereka ajukan telah diatasi. So

Reuters melaporkan bahwa G20 telah meminta Dana Moneter Internasional untuk memeriksa berbagai implikasi ekonomi makro dari stablecoin global. Ini termasuk masalah kedaulatan moneter dalam negara anggotanya. So

“Risiko tersebut, termasuk khususnya yang terkait dengan pencucian uang, keuangan terlarang, dan perlindungan konsumen dan investor, perlu dievaluasi dan ditangani dengan tepat sebelum proyek-proyek ini dapat mulai beroperasi,” kata Menteri Keuangan G20. So

“KTT G20 akan dimulai dengan debat mengenai peraturan stablecoin,” ungkap Gubernur Bank Jepang, Haruhiko Kuroda. So

Menurut Kuroda, beberapa negara berkembang memiliki kekhawatiran tentang apa yang bisa terjadi jika stablecoin yang didukung oleh basis pelanggan besar menjadi banyak digunakan secara global. Akan tetapi ini, bukan hanya masalah bagi negara berkembang. Dampak luas bisa terjadi pada kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan. So

Kritik Terhadap Proyek Libra

Perjanjian G20 menggarisbawahi keprihatinan di antara para pembuat kebijakan global tentang tablet-tablet seperti Libra. So

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz pada hari Jumat melipatgandakan kritiknya terhadap Libra, mengatakan penciptaan mata uang dunia baru harus dicegah. So

“Kita sekarang tahu bahwa baik G7 maupun G20 cukup berhati-hati tentang stablecoin. Kekhawatiran kuat yang dipegang oleh para pembuat kebijakan mungkin menjadi alasan mengapa beberapa perusahaan memutuskan untuk keluar dari proyek Libra,” kata pejabat Departemen Keuangan Jepang. So

Kuroda berucap, “Sementara menetapkan peraturan tentang stablecoin, pembuat kebijakan juga akan memperdebatkan cara untuk membuat penyelesaian lintas batas dan sistem pembayaran yang ada menjadi lebih efisien. Tetapi upaya seperti itu akan terbatas pada penyelesaian sektor swasta. G20 tidak membahas gagasan bank sentral mengeluarkan mata uang digital. BOJ, juga, tidak memiliki rencana saat ini untuk mengeluarkan mata uang digital.” So

 

Baca Juga: So

Gunakan WAV Audio untuk Menambang Cryptocurrency, Hacker Tanam Kode Berbahaya So

UNICEF Mulai Terima Donasi dalam Cryptocurrency So

SEC Larang Peluncuran Telegram Open Network (TON) So

Leave a comment