//Pameran Kaligrafi Tiongkok Padukan Seni Kuno dengan Teknologi Blockchain
Pameran Kaligrafi Tiongkok Padukan Seni Kuno dengan Teknologi Blockchain

Pameran Kaligrafi Tiongkok Padukan Seni Kuno dengan Teknologi Blockchain

Penyelenggara pameran kaligrafi seni kuno Tiongkok telah menggunakan inovasi berbagi data untuk membuktikan keaslian karya yang dipamerkan. Pameran ini memanfaatkan teknologi blockchain. So,   Tiongkok blockchain

Pameran dibuka di Harvard Club, New York City. Event ini menampilkan karya salah satu seniman kaligrafi paling disegani di Tiongkok, Tao Fo. So,

Menggabungkan seni kaligrafi Tiongkok kuno dengan teknologi modern, pameran ini juga akan menggabungkan realitas virtual dan otentikasi blockchain dari seniman dan karyanya. Teknologi ini akan meningkatkan pengalaman pengunjung dengan karya seni yang ditampilkan. So,

Setiap karya seni dalam pameran akan diautentikasi melalui teknologi blockchain. Ini merupakan daftar catatan yang berkembang, yang dihubungkan melalui kriptografi (menampilkan stempel waktu dan data transaksi). Karya seni akan tahan terhadap modifikasi data. So,

Tiongkok Blockchain

Dengan teknologi blockchain yang diterapkan pada karya seni tersebut, identitas atau kode elektronik yang unik dan tidak dapat dicairkan menyimpan informasi tentang setiap transaksi dan perubahan kepemilikan, yang pada akhirnya memastikan karya seni tidak dipalsukan. So,

Sepanjang pameran, para tamu dapat memindai kode QR dengan telepon mereka dan melihat data di balik masing-masing karya seni. Ini termasuk informasi anti-pemalsuan, informasi kepemilikan, informasi transaksi masa lalu dan sebagainya, yang telah direkam dalam blockchain. So,

Terkait dengan karya Tao Fo, datanya telah diunggah ke sistem blockchain sehingga memungkinkan pengunjung untuk memeriksa keaslian, serta informasi lainnya tentang karya seni. Karya Tao Fo pertama kali dipamerkan di New York City pada September 2014 di sebuah pameran pribadi PBB. So,

Hasil Kerja Sama dengan Beberapa Lembaga

Pameran dua hari ini adalah karya Harvard Wealth Strategy and Management LLC, ZiJinWanXiang (Beijing) International Media Center, dan UBI Blockchain. Pendiri UBI Blockchain, Tony Liu. mengatakan pada upacara pembukaan bahwa sistem memberikan identitas elektronik yang unik dan tahan sensor untuk setiap bagian dalam koleksi. So,

“Kami sangat senang membawa karya Tao Fo kepada publik. Pameran ini tidak hanya menciptakan apresiasi terhadap bentuk seni Tiongkok kuno, tetapi juga untuk menggabungkan teknologi modern dalam menunjukkan dan membawa pengalaman unik kepada audiens. Juga, mempromosikan hubungan damai di seluruh dunia,” kata Lily Li, ketua Harvard Wealth Strategy & Management dan co-founder UBI Blockchain Technology Ltd. So,

 

Baca Juga: So,

Tingkatkan Proses Otentikasi, Lamborghini Gunakan Blockchain

Pertama di Dunia, Hahn Air Keluarkan Tiket Pesawat Berbasis Blockchain So,

Venezuela Bayarkan Bonus Natal dalam Mata Uang Digital Petro So,

Leave a comment