//Facebook dan Telegram Terancam Tidak Bisa Beroperasi Di Rusia Jika AS Blokir Libra

Facebook dan Telegram Terancam Tidak Bisa Beroperasi Di Rusia Jika AS Blokir Libra

Rusia tidak akan membiarkan aplikasi perpesanan instan Telegram dan media sosial Facebook beroperasi di negaranya jika Amerika Serikat memblokir rilisnya Libra, Yahoo Finance melaporkan pada 22 Oktober 2019.then

Dmitry Peskov, perwakilan khusus Presiden Rusia bagian IT menilai tindakan yang akan di ambil Rusia untuk memblokir Facebook dan Telegram sebagai respon jika keluarnya cryptocurrency yang diciptakan oleh dua perusahaan tersebut tidak teratur. Namun, tindakan yang akan diambil Rusia bergantung pada keputusan Amerika.then

Dikutip dari portal berita cryptocurrency Rusia, letknow news Dmitry Peskov mengatakan “Jika LIBRA bekerja tidak terkendali, kemungkinan skenario shutdown tidak hanya di Rusia, tetapi di semua negara akan meningkat secara signifikan, atau jika GRAM bekerja (cryptocurrency yang dikembangkan Telegram). Tetapi ini tidak tergantung pada pemerintah Rusia, tetapi pada Amerika. Karena itu, pertanyaan Anda harus ditanyakan dengan benar ke pemerintah AS ketika mereka mematikan libra Facebook dan Telegram,then

https://coinone.co.id/auth/register

Rencana Facebook untuk mengeluarkan Libra menuai berbagai kontroversi dari berbagai pihak, tidak terkecuali senator Amerika Serikat. Facebook pernah diminta berhenti melakukan pengembangan Libra atas alasan “masa lalu yang bermasalah” perusahaan oleh senator Amerika Serikat Maxine Waters. Beberapa senator Amerika Serikat lainnya juga mengungkapkan rasa ketidak percayaannya terhadap raksasa media sosial Facebook, Sherrod Brown menilai Facebook “berbahaya” dan sudah tidak layak dipercaya oleh orang Amerika atas skandal yang pernah ditunjukkan Facebook. Martha McSally selaku senator Amerika Serikat juga menunjukan sikap skeptis terhadap Facebook.then

Mundurnya Beberapa Perusahaan Pendukung Libra

Meskipun Facebook menghadapi respon keras dari berbagai pihak, Gubernur Bank of England Mark Carney hadir mendukung projek Libra. Langkah yang diambil Carney hadir ditengah mundurnya beberapa perusahaan pendukung seperti PayPal, Visa, Mastercard, Mercado Pago, eBay dan Stripe.then

Menurut laporan CNBC Indonesia, Booking.com menyusul 6 perusahaan lainnya yang ikut meninggalkan projek Libra ditengah kontroversi yang sedang dihadapi Facebook terkait rencana peluncuran cryptocurrencynya.then

Baca Juga:then

– Gubernur Bank of England Mendukung Projek Cryptocurrency Libra

Leave a comment