//DMM Jepang Keluar dari Bisnis Penambangan Crypto

DMM Jepang Keluar dari Bisnis Penambangan Crypto

Raksasa E-commerce Jepang DMM.Com dilaporkan berhenti dari bisnis penambangan crypto dikarenakan penurunan profitabilitas. Berita ini diikuti oleh pengumuman dari perusahaan besar Jepang lainnya, GMO Internet, yang mengumumkan untuk tidak lagi memproduksi dan menjual alat penambang, dengan mengutip alasan yang sama.

DMM com Inc memutuskan untuk berhenti dari bisnis penambangan crypto sejak September 2018. Penurunan profitabilitas menjadi faktor utama dari hal tersebut. Pihak perusahaan mengatakan akan tetap melakukan withdrawal process seperti penjualan alat sampai awal pertengahan 2019.

Sebelumnya, DMM merilis pengumuman bahwa aplikasi crypto trading yang dikembangkan oleh tim mereka batal diluncurkan. Dikutip dari publikasi yang disampaikan, pihak perusahaan meyakini bahwa menarik trader pemula menjadi sulit dikarenakan adanya penurunan harga cryptocurrency dan juga peretasan layanan exchange Coincheck pada Januari silam.

Berita keluarnya DMM dari bisnis mining dirilis seminggu setelah perusahaan besar Jepang lainnya, GMO Internet yang mengumumkan tidak lagi memproduksi dan menjual alat penambang crypto. Namun, GMO mengatakan akan tetap melanjutkan proses penambangan in-house dan memindahkan ladang tambangnya. “ Terkait dengan pasar mining saat ini, lingkungannya semakin kompetitif dikarenakan adanya penurunan permintaan akibat dari turunnya harga cryptocurrency, harga penjualan, dan lain-lain” jelas perwakilan GMO.

Source: news.bitcoin.com

Leave a comment