//Thailand Satu Langkah Lebih Dekat Menuju ICO dan STO

Thailand Satu Langkah Lebih Dekat Menuju ICO dan STO

Bulan ini, SEC Thailand dilaporkan menyetujui peluncuran portal ICO pertama di negara itu, dengan rencana untuk menyetujui proyek ICO dalam waktu dekat.

Archari Suppiroj, direktur departemen fintech di SEC, mengatakan bahwa peluncuran portal ICO dapat mengarah pada persetujuan STO di pasar lokal. Langkah selanjutnya adalah bagi penerbit untuk menawarkan token keamanan di pasar primer.

Thailand dan Securities and Exchange Commission (SEC) telah menyuarakan niat mereka untuk melegalkan pasar penawaran koin awal (ICO) lokal dan membukanya untuk startup sejak Juli 2018.

Pada bulan Juli, SEC Thailand secara resmi mengesahkan ICO terdaftar, yang memungkinkan perusahaan menjalankan penjualan token dengan panduan dari SEC.

Pada saat itu, Bangkok Post melaporkan SEC akan menginzinkan tujuh cryptocurrency untuk digunakan dalam penawaran koin awal (ICO), serta diperdagangkan sebagai pasangan perdagangan. Tujuh cryptocurrency tersebut yakni Bitcoin, Ethereum, Bitcoin Cash, Ethereum Classic, Litecoin, Ripple, dan Stellar. Semua pelaku pasar, termasuk penerbit ICO, digital exchange, pialang, dan dealer yang terlibat dalam transaksi aset digital, diharuskan mendaftar ke SEC dalam waktu 90 hari sejak tanggal efektif. Para peserta juga harus menerima persetujuan Departemen Keuangan untuk melakukan bisnis aset digital.

Implementasi kebijakan baru mengenai legalisasi proyek ICO yang teregulasi dan terdaftar menggambarkan kesediaan pemerintah Thailand untuk memfasilitasi pertumbuhan startup cryptocurrency lokal, selama operasinya sesuai dengan regulasi yang ada.

Lebih penting lagi, keputusan SEC Thailand untuk memfasilitasi kebutuhan proyek-proyek blockchain untuk melakukan ICO menunjukkan niat pemerintah untuk membantu meletakkan dasar bagi proyek-proyek ICO dan STO di masa depan.

Leave a comment