//Serangan Cryptojacking Meningkat Di Beberapa Negara

Serangan Cryptojacking Meningkat Di Beberapa Negara

Menurut penelitian dari perusahaan antivirus dan cybersecurity yang berbasis di Rusia, Kaspersky Lab, cryptojacking menjadi ancaman yang cukup mendominasi di beberapa negara seperti Timur Tengah, Turki, dan Afrika. Di Afghanistan dan Ethiopia, satu dari empat malware yang terdeteksi adalah penambang cryptocurrency, seperti yang kami lansir dari Cointelegraph.

Kejahatan model ini telah meningkat dengan memanfaatkan kelemahan para pengguna, Kaspersky melaporkan bahwa pada tahun 2017, ada 3,5 juta serangan penambangan crypto yang terjadi dan meningkat menjadi 13 juta serangan tahun ini.

“Wilayah META (Timur Tengah, Turki, Afrika) menjadi sasaran yang menarik bagi para penjahat cyber, dengan keuangan dan serangan virus cryptomining yang mengambil posisi tengah” ujar Fabio Assolini peneliti keamanan senior Kaspersky kepada Bloomberg.

Assolini juga menyatakan bahwa cryptojacking semakin populer karena aktivitas mereka yang “kurang terlihat” jika dibandingkan dengan ransomware.

SUMBER: Cointelegraph & Bloomberg

Leave a comment